Arda Publishing
Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.

🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Kualifikasi dan Keteladanan Pemimpin
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!

ORANG sering menganggap pemimpin itu identik dengan penguasa. Akibatnya, perilaku pemimpin kadangkala bertingkah seenaknya sendiri, padahal anggapan itu sama sekali keliru. Pemimpin itu memegang amanah umat yang dipimpinnya. Otomatis kebebasannya dibatasi oleh aspirasi dan tanggung jawab kepada umatnya. Allah berfirman: “Sungguh, Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak (yaitu jabatan tanggung jawab kepada orang yang dapat dipercaya) ....” (QS. 4: 58).


Pemimpin yang demokratis bukanlah yang patuh kepada suara terbanyak. Tapi, yang patuh kepada Allah dan RosulNya serta mendengarkan pendidikan yang membawa dirinya kepada Allah dan rakyat.

Untuk itu, pemimpin harus mengetahui dan memahami betul permasalahan dan kebutuhan umatnya. Yang terpenting lagi, pemimpin harus merupakan orang terbaik (mulia) dan paling takwa di antara anak bangsa. Allah menyatakan dalam al-Qur’an, “ . . . . Sesungguhnyalah, orang yang paling mulia diantara kamu dalam pandangan Allah ialah orang yang paling takwa . . . .” (QS. 49: 13).

Mengacu pada firmanNya itu, bahwa manusia diciptakan dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling kenal mengenal. Arti lainnya, saling tegur sapa, saling menghargai, bekerjasama berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Perbuatan itu secara kolektif dapat pula dikembangkan dalam arti sepakat secara berjamaah untuk memajukan bangsa dan negara, membangun kehidupan masyarakat madani, mengatasi segala bentuk hambatan dan kemerosotan pembangunan. Bentuknya bisa dalam kemalasan, kemiskinan, kebodohan maupun masalah korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kegiatan itu terwujud, jika ada yang mengkordinir, mengkomando dan memimpin. Orang yang berhak ialah mereka yang dalam hatinya ada perasaan cinta dan saling mendoakan terhadap kita (rakyat).

Rasulullah Saw bersabda: “Pemimpin kamu yang paling baik ialah yang kamu cintai dan mencintai kamu: yang kamu doakan dan mendoakan kamu. Pemimpin kamu yang paling jelek ialah yang kamu benci dan membenci kamu: yang kamu kutuk dan mengutuk kamu.” (HR. Muslim).

Jadi, pemimpin yang diharapkan umat tidak lain mereka yang memiliki ketakwaan kepada Allah SWT, yang diwujudkan dalam perilaku kesehariannya. Ia juga harus mampu menggalang kesatuan dan persatuan berdasarkan prinsip bersatu dalam kebaikan dan takwa: sangat membenci kerjasama yang berisi dan mendatangkan perbuatan dosa serta permusuhan (QS. al-Maidah: 2).

Perlu dicatat, pemimpin yang berhak memimpin bangsa ini, bukan orang ambisius mengharapkan jabatan tertentu. Tapi, ia sosok dambaan rakyat yang tidak mencita-citakannya secara ‘membabi buta’ dan tidak serakah padanya. Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah tentang pengangkatan untuk kedudukan amanah. Beliau menjawab: “Jabatan itu hanyalah bagi orang yang tidak mencita-citakannya dan tidak serakah padanya; bagi orang-orang yang menghindarinya dan tidak bagi orang yang bersusah payah mengejarnya; bagi orang-orang yang ditawari (tanpa mereka minta) dan tidak bagi orang yang menuntutnya sebagai hak.”

Sekalipun perintah itu berlaku umum tanpa merinci perangkat pemilihan tertentu untuk mendapatkan orang yang tepat untuk mengelola urusan kenegaraan, maka tugas para wakil rakyat hasil pemilu 1999 untuk menyediakan kelengkapan aturan praktis guna melaksanakan perintah tersebut.

Mereka diharapkan mampu mengembangkan sistem pemilihan yang akan menjamin pengangkatan hanya orang-orang yang dapat dipercaya dan takwa; yang dicintai dan merupakan orang yang bersimpati kepada semua rakyat.

Adanya kualifikasi ketakwaan, baik perorangan maupun kolektif, akan menjadi unsur penting dalam mewujudkan masyarakat adil makmur aman sejahtera. Seperti Allah janjikan kepada penduduk negeri yang beriman dan bertakwa, maka kepadanya akan dibukakan berkah dari langit dan bumi (QS. al-A’raf: 96). Semoga hal ini menyelimuti penduduk Indonesia.

***

SELAIN kualifikasi pemimpin di atas, ada satu hal yang perlu dimiliki seorang pemimpin. Baik kepala negara, menteri-menteri, para anggota lembaga permusyawaratan dan pejabat negara umumnya, yakni keteladanan pemimpin.

Keteladanan saat ini tidak dapat ditawar-tawar lagi. Efek positifnya menjadikan seseorang tidak perlu berteriak-teriak agar mereka yang dipimpinnya mengikuti atau mentaatinya. Setiap kita mungkin sepakat bahwa keteladananlah yang membuat seorang pemimpin menjadi berwibawa, diikuti dan dihormati bawahannya.

Ada lima hal yang dilakukan bagi seorang pemimpin untuk merefleksikan moral dan budipekertinya. Pertama, seorang pemimpin sudah sewajarnya memberikan keteladanan dalam hal keberanian, kerendahan hatian, keteguhan pendirian, ketahanan fisik, dan berpolitik (QS. 9: 13, 26: 215, 2: 214, 8: 60, dan 3: 159).

Kedua, seorang pemimpin harus memberikan keteladanan kepada anak buahnya menyangkut hal ibadah, kedermawanan, kesederhanaan, dan penyantun (QS. 17: 79-82, 2: 26, 20: 131, dan 7: 199).

Ketiga, seorang pemimpin selain teladan juga harus berpandangan tajam dan berwawasan luas. Berbekal ini, ia akan mengelola amanah dengan ilmu yang dimilikinya dan memperkirakan hal-hal yang dapat mengakibatkan bencana bagi rakyatnya sekaligus ia mampu melakukan upaya preventif dan mengantisipasinya.

Keempat, seorang pemimpin harus bersabar dalam menjalani amanah yang diembannya, baik ketika melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat (berdakwah), menghadapi musibah, dan dalam mengendalikan hawa nafsunya (QS. 18: 28, 2: 155-157, dan 21: 35).

Kelima, bagi seorang pemimpin yang terpenting adalah selalu bersabar dalam ketakwaan (mentaati perintah Allah), dalam membina hubungan bermasyarakat dan bernegara, dan dalam kancah ‘peperangan’ dikala berkecamuk (QS. 4: 19 dan 8: 45).

Semoga pemimpin terpilih hasil SU MPR nanti, merupakan sosok pemimpin yang (mendekati) kualifikasi dan keteladanan seperti di atas. Pada pundak pemimpinlah nasib bangsa dan rakyat Indonesia akan dituntunnya memasuki abad mellinium baru.***

Arda Dinata, seorang Pendidik dan anggota Forum Dakwah Bilqolam ELJEHA (Laboratorium Jurnalistik Hikmah) Bandung.

Arda Dinata adalah pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia

Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca