Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Go Green Agroperhutanan: Menjanjikan Kerimbunan Vegetasi*)
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!

Go Green Agroperhutanan: Menjanjikan Kerimbunan Vegetasi*)
Oleh ARDA DINATA

Mungkin Anda pernah melintasi atau berjalan-jalan saat liburan di wilayah pedesaan. Di sana kita bisa menikmati pemandangan rimbunnya dedaunan yang menghijau di sekeliling pemukiman. Sejauh mata memandang, kita akan menyaksikan pemandangan indah menawan. Kondisi seperti ini, tentu sangat susah kita temui di daerah perkotaan.

Pemandangan rimbunnya vegetasi menghijau semacam itu, tidak lain terbentuk oleh tajuk pepohonan yang memenuhi tata guna lahan. Bisa lahan pertanian, pekarangan, kebun, atau talun-kebun. Sehingga, bila dilihat dari kejauhan, kondisi tersebut seperti hutan alami. Dan tata guna lahan tradisional yang membentuk hutan buatan ini, dikalangan para ahli pertanian menggolongkannya ke dalam istilah sistem agroperhutanan tradisional.

Istilah lain yang digunakan berkait agroperhutanan adalah wanatani, agroforestry.

Menurut Whitten, dkk., dalam Ekologi Jawa dan Bali, agroperhutanan diartikan sebagai sistem tata guna lahan yang sesuai dengan praktek-praktek budaya dan kondisi lingkungan setempat, yang tanaman semusim atau tahunan dapat dibudidayakan secara bersama-sama atau rotasi, bahkan kadang-kadang dalam beberapa lapisan sehingga memungkinkan produksi yang dilakukan terus menerus karena pengaruh peningkatan kondisi tanah dan iklim mikro yang tersedia di hutan. Sistem ini juga mencakup peternakan.

Keberadaan agroperhutanan ini, sebenarnya dalam tatanan budaya daerah di Indonesia secara nyata telah dipraktekkan jauh-jauh hari oleh masyarakat. Namun, keberadaan pola ini ada yang telah dirubah oleh orang-orang yang hanya berpikir pendek (sesaat). Padahal, kalau kita berpikir bijaksana, keberadaan sistem agroperhutanan tradisional itu dapat beradaptasi terhadap perubahan biofisik dan sosial-ekonomi masyarakat.

Bukti adanya pola agroperhutanan di masyarakat, dapat kita lihat dari tradisi yang pernah dilakukan selama ini. Misalnya, di pulau Jawa, kita mengenal bermacam-macam sistem agroperhutanan, antara lain: sistem pekarangan dan talun-kebun di Jawa Barat; penanaman buah-buahan di lahan ladang (di Jawa Barat dikenal dengan sebutan huma); sistem mixed gardening (kebun campuran) —masyarakat Purworejo, Jawa Tengah disebut krakal, dan kebun di Malang, Jawa Timur—.

Untuk daerah lain, dikenal pula dengan sistem, seperti: kebun campuran yang disebut dusun di Ambon dan Seram, mamar di Timor, serta porlak di Batak; penanaman kopi di lahan ladang di Sulawesi; penanaman kopi dan damar yang dikombinasikan di lahan ladang di Sumatera; penanaman rotan di bekas ladang di Kalimantan Timur; penanaman karet dan lada di bekas ladang di Kalimantan.

Yang penting diperhatikan dalam pengelolaan sistem agroperhutanan tradisional adalah harus melakukan pendekatan ekosistem atau holistik. Yakni pendekatan yang memandang bahwa unsur-unsur dalam lingkungan tidak berdiri sendiri. Tapi, ia merupakan satu kesatuan integrasi yang terjadi dalam sistem. Artinya akan terjadi interaksi yang nyata/erat antara sistem biofisik dengan sistem sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Dampaknya, bila terjadi perubahan pada salah satu komponen sistem lingkungan tersebut, maka seluruh komponen lain akan ikut berubah.

Dalam hal ini, anak cucu kita, tentu tidak akan terkena dampak yang cukup bermakna bila setiap kita melakukan perlakuan terhadap kehidupan ekosistem dan komunitas alam secara agroperhutanan. Dan justru sebaliknya, ia akan menikmati buah perlindungan dari nenek moyangnya.

Dalam konteks ini, tentu cukup singnifikan apa yang dinyatakan Soemarwoto, bahwa agroforestry (agroperhutanan–Pen) ini memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan budaya bagi masyarakat pedesaan. Dengan perkataan lain, tata guna lahan tersebut memiliki fungsi ganda. Diantara fungsinya, adalah berupa menahan erosi tanah, mengatur sistem hidrologi, melakukan pencagaran atau konservasi plasma nutfah, dan memberikan efek positif kepada iklim mikro.

Selain itu, fungsi lainnya yang tidak kalah penting adalah memberikan fungsi sosial-ekonomi yang sangat berarti bagi penduduk pedesaan, misalnya berupa menghasilkan produksi untuk menopang kehidupan penduduk, atau menghasilkan produksi komersil dan produksi yang dapat diperjual belikan.

Adapun gambaran tata guna lahan yang menggunakan sistem agroperhutanan (baca: ditanami oleh aneka ragam jenis tanaman, baik tanaman semusim maupun tahunan), diantaranya meliputi bentuk tanaman yang menyusun bagian paling bawah adalah jenis tanaman merambat di permukaan tanah, seperti ubi jalar. Pada bagian atasnya terdapat tanaman semak-semak perdu yang memiliki tinggi kurang dari satu meter, seperti talas, ganyong, lengkuas, jahe, leunca, cabe rawit, dll.

Sementara itu, pada bagian atasnya lagi, terdapat jenis tanaman lain yang memiliki tinggi 1-2 meter, seperti singkong, jagung, dll. Sedangkan di atas tajuk-tajuk tanaman tersebut terdapat tanaman yang memiliki ketinggian 2 – 5 meter, misalnya jeruk, pepaya, dll.
Pada bagian kanopi yang lebih atas ada tanaman buah-buahan, kayu bakar, dan bahan bangunan, seperti: mangga, rambutan, nangka, petai, albasiah, bambu, dll. Adapun di bagian tajuk tanaman yang teratas diisi oleh jenis tanaman yang memiliki ketinggian lebih dari 8 meter, contohnya pohon kelapa dan aren.

Akhirnya, dengan adanya pola agroperhutanan ini, maka akan membuat rakyat di suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari masyarakat lokal yang melakukan hubungan dengan lingkungan alam secara berkelanjutan dan lestari. Semoga ya….!!!***

Arda Dinata, pemerhati masalah lingkungan, bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes.R.I. dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip Semarang.

*) Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Artikel Ilmiah Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) 2010 Komisariat Cirebon, http://www.iatmi-cirebon.org.
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca