📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
SAAT ini, penyakit yang disebabkan oleh virus masih sering terjadi di sekitar kita. Yang terakhir, masyarakat masih dihantui rasa ketakutan akibat merebaknya kasus flu burung, yang disebabkan oleh virus Avian Influenza/AI. Padahal, seharusnya kita jangan terlalu cemas, asalkan kita tetap waspada dan mengetahui bagaimana virus itu menyebabkan maupun menyebarkan penyakit pada seseorang.
Secara umum, untuk menimbulkan penyakit pada seseorang, virus harus memasuki suatu inang. Inangnya bisa tubuh manusia sendiri atau mahluk hidup lain. Selanjutnya, setelah masuk inang, ia berkontak dengan sel yang rentan, berepliksi, dan merusak sel-sel. Dalam banyak kasus infeksi virus, proses seperti itu belum banyak diketahui. Walau demikian, penelitian genetika dan biokimia akhirnya memberikan pengertian mengenai patogenesis virus pada tingkat molekuler.
Berikut ini merupakan langkah-langkah khusus yang terjadi pada patogenesis virus.
1. Masuknya virus dan replikasi primer. Agar infeksi inang dapat terjadi, virus mula-mula harus melekat dan memasuki sel dari suatu permukaan kulit tubuh, saluran pernafasan, saluran pencernaan, saluran kemih, atau konjungtivita. Dan sebagian besar dari virus itu memasuki inang melalui mukosa saluran pernafasan atau saluran pencernaan, kecuali virus yang melalui aliran darah (seperti hepatitis B, HIV) atau melalui vector serangga (arbovirus).
Pada umumnya virus itu bereplikasi pada tempat masuk primer. Beberapa virus, seperti virus influenza (infeksi saluran nafas) dan ratovirus (infeksi saluran pencernaan), menimbulkan penyakit pada pintu masuk dan tidak memerlukan penyebaran sistemik.
2. Penyebaran virus. Banyak virus menimbulkan penyakit pada tempat yang jauh dari tempat masuknya (contoh, enterovirus masuk melalui saluran pencernaan tetapi menimbulkan penyakit pada system saraf pusat). Setelah replikasi primer di tempat masuknya, virus ini menyebarkan ke dalam tubuh inang. Mekanisme penyebaran virus ini beragam, tetapi jalur yang paling umum adalah melalui aliran darah/getah bening.
3. Cedera sel dan penyakit klinik. Dengan terjadinya perusakan sel yang terinfeksi oleh virus, maka akan terjadi perubahan fisiologis pada jaringan sasaran. Beberapa jaringan, seperti epitel usus, dapat secara cepat beregenerasi dan bertahan lebih baik daripada organ lain. Beberapa efek fisiologis dapat timbul dari kerusakan nonletal fungsi khusus sel-sel, seperti hilangnya produksi hormon.
Adanya penyakit klinik infeksi virus merupakan akibat dari kejadian yang kompleks dan banyak faktor yang menentukan derajat penyakit itu tidak diketahui. Penyakit klinik ini adalah petunjuk infeksi virus yang kurang peka. Dalam arti lain, infeksi virus tanpa gejala itu sangat biasa.
4. Penyembuhan dari infeksi. Inang bisa menjadi mati atau sembuh dari infeksi virus. Mekanisme penyembuhan melibatkan imunitas humoral atau dengan perantaraan sel, interferon dan limfokin lain. Atau bisa juga oleh kemungkinan faktor pertahanan lain dari inang. Pada infeksi akut, penyembuhan dihubungkan dengan hilangnya virus. Namun, ada saat-saat tertentu inang tetap terinfeksi virus secara persisten.
5. Pelepasan virus. Stadium akhir dari patogenesis adalah pelepasan virus yang infeksius ke lingkungan. Tindakan ini adalah langkah yang diperlukan untuk tetap menjaga infeksi virus dalam populasi inang. Pelepasan biasanya terjadi dari permukaan tubuh tempat virus masuk.
Akhirnya, dengan memahami pengertian akan patogenesis virus pada tingkat molekuler, maka hal ini dapat dijadikan dalam menentukan startegi anti virus yang benar-benar efektif dan bersifat khusus. Semoga!***
Arda Dinata, praktisi kesehatan, pengusaha inspirasi dan motivator di Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia. Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / BacaBlog Group:
HOME ·
WWW.ARDADINATA.COM ·
INSPIRASI ARDA DINATA ·
SANITARIAN ·
REFERENSI KESEHATAN LINGKUNGAN ·
PRODUKTIF MENULIS ·
MIQRA INDONESIA
2026
BUKU & NOVEL INSPIRATIF ONLINE
· Semua hak cipta dilindungi.
Desain Template Novel Blogger By. Arda Dinata
Desain Template Novel Blogger By. Arda Dinata